‎Banjir Sumatra dan Skandal Morowali: dr. Ali Mahsun Sebut Puncak Kerusakan Tata Kelola Negara

- Publisher

Minggu, 7 Desember 2025 - 20:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dr. Ali Mahsun ATMO, M.Biomed

dr. Ali Mahsun ATMO, M.Biomed

NTVSatu.Com, Jakarta – Banjir bandang yang meluluhlantakkan Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, serta terkuaknya “negara dalam negara” di kawasan industri Morowali, menjadi titik kulminasi kerusakan tata kelola Indonesia, puncak kotak pandora negeri ini.

‎Menurut dr. Ali Mahsun ATMO, M.Biomed., Presiden Kawulo Alit Indonesia, kedua peristiwa ini adalah “fenotipe dari robeknya kedaulatan negara dan runtuhnya ekologi akibat pembiaran ilegal mining, ilegal logging, dan ilegal sawit selama puluhan tahun.”

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎“Negeri ini memang rawan bencana dan ada cuaca ekstrem itu nyata. Namun akar masalahnya adalah “titik nadir” kerusakan lingkungan yang dibiarkan bertahun-tahun. Inilah yang membuat banjir bandang Sumatra kali ini lebih parah dari tragedi tsunami Aceh 2004,” ujar dokter ahli imunologi lulusan FK Unibraw dan FKUI tersebut.

‎Mega Skandal Morowali: Luka Terbuka Kedaulatan Negara

‎dr. Ali juga menyoroti keberadaan Bandara PT IMIP di Morowali yang beroperasi tanpa kendali aparat negara. “Lalu-lalang warga asing dan barang yang keluar-masuk seolah bebas tanpa batas tidak ada otoritas. Ini tamparan keras bagi kedaulatan Republik Indonesia,” tegasnya. Ia menilai situasi ini mengindikasikan adanya “mega skandal ilegal mining” yang melibatkan jaringan luas di berbagai daerah dan asing.

‎“Di Jepang, Pejabatnya Sudah Mundur Bahkan Harakiri”

‎Menanggapi minimnya akuntabilitas pejabat publik di Indonesia, dr. Ali memberikan perbandingan keras. “Di Jepang, pejabat terkait bencana atau mega skandal seperti ini segera mengundurkan diri tanpa diminta  bahkan ada yang memilih harakiri. Di Indonesia, jawaban yang muncul hanya ‘itu hak prerogatif Presiden’ atau ‘yang bisa memberhentikan saya hanya Presiden’. Padahal rakyat sudah kehilangan segalanya,. Bahkan kedaulatan negara robek secara terbuka” ujarnya.

Baca Juga:  ‎Presiden Prabowo Resmikan 218 Jembatan di Berbagai Wilayah di Indonesia, Percepatan Pembangunan Infrastruktur Dasar

‎Rakyat Luluh Lantak: Momentum Presiden Bertindak

‎Menurutnya, jutaan warga kehilangan harta benda dan dokumen keluarga, serta ribuan nyawa melayang di Sumatra. Kondisi ini merupakan momentum enas bagi Presiden RI Prabowo Subianto untuk mengambil alih penuh penanganan bencana, sekaligus melakukan tindakan tegas terhadap para pelaku kejahatan lingkungan.

‎“Tidak boleh ada yang kebal hukum. Tangkap dan adili perusahaan, pengusaha, maupun pejabat yang terlibat jaringan ilegal logging, ilegal mining, dan ilegal sawit. Termasuk kasus mega skandal Morowali,” tegas mantan Pembantu Rektor Universitas Darul Ulum Jombang itu.

‎Desakan: Pejabat Terkait Mundur dan Bertanggung Jawab

‎dr. Ali meminta para menteri kabinet merah putih yang membidangi kehutanan, pertambangan, perkebunan, dan lingkungan hidup untuk:

‎1. Meminta maaf secara terbuka ke rakyat dan bangsa Indonesja.

‎2. Mengundurkan diri dari jabatan.

‎3. Mempertanggungjawabkan kelalaian di hadapan hukum.

‎Ia juga mendesak Polri, Kejaksaan, dan KPK untuk segera menangkap semua pihak yang terlibat.

‎“Ini kasat mata, atau kata orang Jawa welo-welo. Tidak boleh tebang pilih, tak boleh pandang bulu. Siapapun juga, apakah mereka bintang dua, bintang tiga, atau berbintang-bintang, segera tangkap dan hukum seberat-beratnya,” pungkas mantan Sekretaris Lembaga Sosial Mabarot PBNU tersebut.

Follow WhatsApp Channel www.ntvsatu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Prabowo Gelar Open House Idulfitri 1447 H Khusus untuk Masyarakat Umum di Istana Negara
Wapres Gibran Rakabuming Raka Salat Idulfitri 1447 H di Masjid Istiqlal, Ajak Perkuat Persatuan di Tengah Keberagaman
‎Presiden Prabowo Subianto Salat Idulfitri di Masjid Darussalam, Serahkan Bantuan untuk Warga Hunian Sementara tara ‎
‎Presiden Prabowo Subianto Sampaikan Ucapan Idulfitri 1447 H, Ajak Perkuat Persatuan Bangsa
‎Presiden Prabowo Resmikan 218 Jembatan di Berbagai Wilayah di Indonesia, Percepatan Pembangunan Infrastruktur Dasar
‎Presiden Prabowo Berkomitmen Berantas Korupsi dan Tekankan Pentingnya Kemandirian di Berbagai Sektor Sebagai Fondasi Ketahanan Nasional
‎Prabowo Gelar Rapat Strategis di Hambalang Bahas Agenda Prioritas Nasional dan Kesiapan Idulfitri 2026
‎Mulai Tanggal 28 Maret 2026 Pemerintah Akan Larang Anak di Bawah 16 Tahun Memiliki Akun di Platform Digital Berisiko Tinggi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 20:14 WIB

‎Prabowo Gelar Open House Idulfitri 1447 H Khusus untuk Masyarakat Umum di Istana Negara

Sabtu, 21 Maret 2026 - 19:41 WIB

Wapres Gibran Rakabuming Raka Salat Idulfitri 1447 H di Masjid Istiqlal, Ajak Perkuat Persatuan di Tengah Keberagaman

Sabtu, 21 Maret 2026 - 19:20 WIB

‎Presiden Prabowo Subianto Salat Idulfitri di Masjid Darussalam, Serahkan Bantuan untuk Warga Hunian Sementara tara ‎

Sabtu, 21 Maret 2026 - 07:49 WIB

‎Presiden Prabowo Subianto Sampaikan Ucapan Idulfitri 1447 H, Ajak Perkuat Persatuan Bangsa

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:12 WIB

‎Presiden Prabowo Resmikan 218 Jembatan di Berbagai Wilayah di Indonesia, Percepatan Pembangunan Infrastruktur Dasar

Berita Terbaru