Prabowo Tegaskan APEC Harus Wujudkan Pertumbuhan Inklusif dan Adil

- Publisher

Sabtu, 1 November 2025 - 22:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden RI Prabowo Subianto

Presiden RI Prabowo Subianto

 

NTVSatu.Com, Gyeongju – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa forum Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) didirikan atas prinsip pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan kerja sama antarnegara.

Karena itu, misi utama APEC untuk memfasilitasi perdagangan bebas harus berdasarkan keadilan dan kesetaraan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Peran dan misi utama APEC adalah memfasilitasi perdagangan bebas, investasi, serta kerja sama multilateral berdasarkan rasa kebersamaan di seluruh kawasan kita,” ujar Prabowo dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC di Gyeongju, Korea Selatan, Jumat (31/10) waktu setempat.

“Keyakinan ini harus tetap kita jaga. Kita tidak boleh membiarkan perpecahan merusak stabilitas yang selama ini menopang pertumbuhan kita,” tegasnya.

Presiden pun mengatakan kini saat yang tepat untuk memperbarui komitmen negara-negara yang tergabung dalam APEC terhadap kerja sama ekonomi multilateral yang terbuka, adil, dan inklusif.

“Indonesia berkomitmen terhadap sistem perdagangan multilateral yang berbasis aturan, dengan WTO (Organisasi Perdagangan Dunia) sebagai intinya, demi memastikan setiap pihak dapat bersaing secara setara,” ucap Prabowo.

Baca Juga:  Prabowo Hadiri KTT Perdamaian di Mesir, Saksikan Penandatanganan Penghentian Perang Gaza

Prabowo melanjutkan, pertumbuhan yang tidak inklusif adalah pertumbuhan yang memecah belah. Perpecahan menimbulkan ketidakstabilan, sehingga menciptakan situasi tindak kondusif bagi perdamaian dan kemakmuran.

“Karena itu, inklusivitas harus menjadi pedoman kita. Keberlanjutan juga harus senantiasa menjadi kompas utama bagi masa depan dunia yang aman. APEC harus memastikan bahwa manfaat perdagangan dan investasi dapat dirasakan oleh semua pihak, agar tidak ada satu pun ekonomi yang tertinggal,” katanya.

Pada kesempatan itu, Prabowo memamerkan program nasional yang dieksekusi pemerintahannya untuk menciptakan ekonomi inklusif. Di antaranya lewat pemberdayaan UMKM dan pendirian Koperasi Desa Merah Putih di seluruh pelosok.

“Di Indonesia, kami memberdayakan UMKM, membangun ribuan koperasi, dan memberi kesempatan bagi masyarakat untuk memiliki peran lebih besar dalam perekonomian,” tuturnya.

Follow WhatsApp Channel www.ntvsatu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim Kesenian Kalimantan Barat Raih “Surprise Factor Award” di Ajang Internasional Rentas Budaya Borneo 2.0
‎Prabowo Bertolak ke Rusia, Untuk Bertemu Presiden Putin Perkuat Kerja Sama Strategis dan Menyuarakan Posisi Indonesia di kancah Internasional.
‎Prabowo Subianto Beri Penghormatan Terakhir kepada Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Misi UNIFIL di Lebanon
‎Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Terbunuh Dalam Serangan AS dan Israel ke Iran
‎Seskab Teddy Tegaskan Produk AS Tetap Wajib Sertifikasi Halal di Indonesia
Prabowo Optimistis Perjanjian Dagang RI–AS Rampung, Perkuat Kemitraan Strategis di Washington DC
Presiden Korsel Puji Keberhasilan Prabowo dengan Tingkat Kepuasan Publik Capai 80%
Prabowo Puji Budaya Korsel yang Mendunia, Terutama Musik dan Tarian K-Pop Banyak Digemari Anak Muda Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 17:36 WIB

Tim Kesenian Kalimantan Barat Raih “Surprise Factor Award” di Ajang Internasional Rentas Budaya Borneo 2.0

Senin, 13 April 2026 - 13:36 WIB

‎Prabowo Bertolak ke Rusia, Untuk Bertemu Presiden Putin Perkuat Kerja Sama Strategis dan Menyuarakan Posisi Indonesia di kancah Internasional.

Minggu, 5 April 2026 - 06:54 WIB

‎Prabowo Subianto Beri Penghormatan Terakhir kepada Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Misi UNIFIL di Lebanon

Minggu, 1 Maret 2026 - 12:09 WIB

‎Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Terbunuh Dalam Serangan AS dan Israel ke Iran

Senin, 23 Februari 2026 - 11:48 WIB

‎Seskab Teddy Tegaskan Produk AS Tetap Wajib Sertifikasi Halal di Indonesia

Berita Terbaru