NtvSatu.com, Pontianak – Daniel Johan, anggota DPR RI dari Dapil Kalbar 1, turut hadir dalam acara diskusi bersama beberapa tokoh lintas etnis di sebuah kafe di Jalan Gajah Mada, Kota Pontianak, pada Kamis, 18 September 2025.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Daniel Johan sebagai wakil Komisi IV DPR RI untuk menyerap aspirasi masyarakat dan merespons isu-isu penting yang berkembang di Kalimantan Barat.
Acara ini disambut dengan baik oleh berbagai tokoh masyarakat yang hadir, termasuk Ketua DPD PIKI Kalbar, Drs. T.T.A. Nyarong, M.Si; Ketua Perkumpulan Merah Putih, Rihat Natsir Silalahi, yang juga pengurus Perkumpulan Batak Kalbar. serta sejumlah tokoh agama, masyarakat, dan perwakilan pemuda.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Diskusi ini menjadi wadah bagi para peserta untuk saling bertukar pandangan dan memberikan masukan terkait isu-isu lokal dan nasional.
Beberapa topik penting yang dibahas dalam diskusi tersebut antara lain pengembangan sektor pertanian dan peternakan, wawasan kebangsaan, penanggulangan korupsi, dan reformasi Polri.
Tak kalah penting, pertemuan ini juga membahas RUU Perampasan Aset yang saat ini tengah menjadi sorotan di DPR.
“UU Perampasan Aset sudah masuk ke Prolegnas dan kami di Partai PKB mendukung agar UU ini segera dibahas. Namun, proses pembahasannya harus hati-hati untuk memastikan tidak ada aset masyarakat yang dirampas secara tidak sah,” ujar Daniel Johan.
Ia menegaskan bahwa partainya akan terus mengawal agar legislasi ini tetap berpihak pada kepentingan rakyat.
Daniel Johan juga menyampaikan apresiasinya terhadap acara diskusi yang memungkinkan masyarakat memberikan masukan dan kritik yang konstruktif.
Beberapa poin yang diusulkan selama diskusi akan segera ditindaklanjuti dan dikawal bersama oleh masyarakat dan legislatif.
Selain itu, tokoh masyarakat yang hadir dalam acara tersebut juga menyampaikan terima kasih atas perhatian Daniel Johan kepada sektor pertanian.
Bantuan berupa alat pertanian dan traktor untuk para petani di Kalimantan Barat dianggap sangat membantu dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani setempat.
Sebagai informasi tambahan, setelah acara di Pontianak, Daniel Johan melanjutkan kunjungannya untuk bertemu dengan masyarakat di Kabupaten Ketapang dan mendengarkan aspirasi petani.
Ia juga dijadwalkan untuk menghadiri panen raya jagung di Kubu Raya sebagai bagian dari upaya mendukung sektor pertanian di Kalimantan Barat.












