Prabowo Perkuat Kesejahteraan dan Kompetensi Guru, Tunjangan Naik hingga Program Beasiswa Diperluas

- Publisher

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎Keterangan pers Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti pada Kamis, 11 Juni 2026, di Istana Merdeka, Jakarta. Foto: BPMI Setpres/Cahyo

‎Keterangan pers Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti pada Kamis, 11 Juni 2026, di Istana Merdeka, Jakarta. Foto: BPMI Setpres/Cahyo

ntvsatu.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti pada Kamis, 11 Juni 2026, di Istana Merdeka, Jakarta.

 

Dalam pertemuan tersebut Presiden Prabowo menekankan komitmen pemerintah untuk mendorong kualitas pendidikan nasional melalui peningkatan kesejahteraan hingga pengembangan kompetensi guru.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Dalam keterangannya usai pertemuan, Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa pemerintah telah melakukan penyesuaian tunjangan bagi para guru. “Tunjangan guru sekali lagi sudah dinaikkan dari yang guru non-ASN, tunjangannya dinaikkan dari Rp1,5 juta menjadi Rp2 juta, dan kemudian guru ASN tunjangannya sebesar gaji pokok,” jelasnya.

‎Selain itu, pemerintah juga menerapkan mekanisme baru dalam penyaluran tunjangan tersebut yang disalurkan secara langsung ke rekening masing-masing guru setiap bulannya. Menurut Mendikdasmen, hal ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah untuk menghadirkan tata kelola yang lebih sederhana dan efektif.

‎“Ini menunjukkan komitmen Bapak Presiden untuk bagaimana proses birokrasi yang tidak birokratis dan agar guru dapat mendapatkan manfaat langsung dari transfer tunjangan yang ke rekening guru setiap bulan,” ungkapnya.

‎Di samping peningkatan kesejahteraan, pemerintah juga berkomitmen untuk memperkuat kualitas para tenaga pendidik melalui program beasiswa bagi guru. Abdul Mu’ti menuturkan program tersebut juga dijalankan melalui sistem Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).

Baca Juga:  Prabowo: Hasil Penghematan dan Penyitaan akan Diinvestasikan untuk Pendidikan

‎“Tahun 2025 kami mengalokasikan biasiswa untuk 12.500 guru yang belum D4 atau S1 dengan beasiswa 3 juta per semester. Program ini sudah berjalan dengan sistem RPL, sudah masuk semester kedua, dan insyaallah sebagian akan bisa diwisuda pada tahun ini,” pungkasnya.

‎Lebih lanjut, Mendikdasmen menuturkan bahwa program tersebut masih akan dilanjutkan pada tahun 2026 dengan alokasi sejumlah 150.000 guru dengan nominal beasiswa yang tetap sama.

‎“Dan sekarang masih proses pendaftaran, karena kami masih terus menunggu para guru untuk dapat mengikuti program ini. Itu yang berkaitan dengan kesejahteraan guru dan peningkatan kualitas guru,” jelasnya.

‎Bagi Presiden Prabowo, guru bukan sekadar profesi, melainkan pilar utama pembentukan generasi bangsa. Karena itu, investasi pada kesejahteraan dan kualitas guru merupakan investasi strategis untuk menciptakan sumber daya manusia Indonesia yang unggul, berdaya saing, dan mampu membawa Indonesia menuju kemajuan.

Sumber Berita: BPMI Setpres

Follow WhatsApp Channel www.ntvsatu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Sosialisasi Program Bunda PAUD di Ketapang, Bupati Tegaskan Komitmen Wajib Belajar 13 Tahun ‎
Hari Guru Nasional 2025, ‎Dr. Andersius Namsi, Ph.D : Refleksi pendidikan dan perubahan sosial
Prabowo: Hasil Penghematan dan Penyitaan akan Diinvestasikan untuk Pendidikan
Dinas Pendidikan Sekadau Gelar Workshop MKKS SMP: Fokus Penguatan Manajemen dan Pencegahan Kekerasan di Sekolah

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:04 WIB

Prabowo Perkuat Kesejahteraan dan Kompetensi Guru, Tunjangan Naik hingga Program Beasiswa Diperluas

Selasa, 16 Desember 2025 - 21:43 WIB

‎Sosialisasi Program Bunda PAUD di Ketapang, Bupati Tegaskan Komitmen Wajib Belajar 13 Tahun ‎

Rabu, 26 November 2025 - 17:40 WIB

Hari Guru Nasional 2025, ‎Dr. Andersius Namsi, Ph.D : Refleksi pendidikan dan perubahan sosial

Kamis, 30 Oktober 2025 - 18:45 WIB

Prabowo: Hasil Penghematan dan Penyitaan akan Diinvestasikan untuk Pendidikan

Selasa, 7 Oktober 2025 - 19:31 WIB

Dinas Pendidikan Sekadau Gelar Workshop MKKS SMP: Fokus Penguatan Manajemen dan Pencegahan Kekerasan di Sekolah

Berita Terbaru