Dr. Ali Mahsun ATMO: Ketegasan Presiden Prabowo Berantas Penggarong Negara Penentu Selamat Tidaknya NKRI

- Publisher

Senin, 9 Februari 2026 - 12:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasionaltv Satu, Jakarta –  Merah Putih dan kedaulatan Indonesia robek sudah puluhan tahun. Demikian pula, penguasaan dan penggarongan kekayaan dan uang negara hampir paripurna.

 

Realitas Negara Dalam Negara Morowali, Banjir Bandang Ekologi Sumatra, OTT Pajak dan Beacukai, serta mega skandal ilegal mining, ilegal loging, ilegal sawit dan mega skandal lainnya secara akumulatif bocorkan penerimaan negara hingga puluhan ribu trilyun per tahun. Bukan hanya itu, korupsi APBN/APBD dan penyalagunaan kewenangan marak dimana-mana disemua level pemerintahan. Atau sudah sangat sistemik, laten, dan membudaya laksana penyakit kanker stadium IV tidak ada obatnya kecuali di amputasi. Lebih dari itu, kenyataan ini sangat membahayakan keberlanjutan perjalanan bangsa dan negara Indonesia. Sejak 2014, dan pada suatu kesempatan di Kota Pahlawan Surabaya Tahun 2017, saya mengajak Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan segenap elemen bangsa rebut kembali Kedaulatan Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Hal yang sama juga saya tegaskan kembali di Bumi Majapahit pada Puncak Harlah Ke-25 APKLI-P dan 1/4 Abad Perjuangan Kaki Lima Indonesia di Pendopo Agung Trowulan Mojokerto Jawa Timur Minggu 25 Feb 2018. Kenapa? Mereka itu Kuda Troya, dan harus dilenyapkan secepat-cepatnya dari negeri ini karena sangat membahayakan eksistensi NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, tegas dr. Ali Mahsun ATMO, M. Biomed. Presiden Kawulo Alit Indonesia (KAI), Minggu, 8/2/2026.

Baca Juga:  TNI Sukses Tangani Operasi Tumor Rahang Warga Ngada NTT

 

Lebih lanjut dokter ahli kekebalan tubuh lulusan FKUB Malang dan FKUI jakarta yang juga Ketua Umum APKLI-P ini menuturkan, apa yang disampaikan Presiden Prabowo Sabtu 7 Februari 2026 di Masjid Istiqlal Jakarta bahwa para penggarong kekayaan dan uang negara menyerang balik, serta selalu berupaya membuat kekacauan dan memecah belah bangsa Indonesia. Tekad bulat Presiden RI ke-8 apapun resiko bahkan nyawanyapun dipertaruhkan untuk membumihanguskan mereka untuk keselamatan bangsa adalah sangat mendasar dan emergensi, kenapa? Karena ketika terlambat, para penggarong beserta gerombolannya itu Kuda Troya bisa meluluhlantahkan kesatuan dan persatuan bangsa bahkan membubarkan NKRI dalam tempo secepat-cepatnya.

 

Oleh karena itu, kini 2026 tiba saatnya, selaku Presiden Kawulo Alit Indonesia (KAI), saya pimpin rakyat kecil – kawulo alit bersama elemen mahasiswa, akademisi, keagamaan dan pengusaha untuk bersatu dan tangguh membersamai Presiden Prabowo Subianto membumihanguskan ^Kuda Troya Para Penggarong^ dari bumi Indonesia demi dan untuk keselamatan bangsa, merah putih dan NKRI. Dan dalam tempo secepat-cepatnya mereka harus dilenyapkan dari bumi nusantara ini, apapun resikonya dan siapapun beckingnya. Jika tidak, bisa terjadi sebaliknya Merah Putih dan NKRI bisa lenyap dari peredaran peradaban manusia. Atau bisa membubarkan INDONESIA, pungkas Ketua Umum Bakornas LKMI PBHMI 1995-1998 dan Sekretaris Lembaga Sosial Mabarrot PBNU 2000-2005.

Follow WhatsApp Channel www.ntvsatu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Kejagung Tetapkan Mantan Ketua BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakil Kepala BGN sebagai Tersangka Korupsi Program Makan Bergizi Gratis ‎
‎Ketua Dewan Pakar PIKI Kalbar Ajak Kader Hadirkan Gagasan Strategis dan Solusi bagi Bangsa
Ketum APKLI-P Pertanyakan Sikap Mendag yang Dinilai Lebih Membela Ritel Modern Ketimbang Warung Kelontong
‎Polri Ajak Masyarakat Segera Melapor Jika Menemukan Dugaan Penyimpangan Program MBG
‎Harga TBS Sawit Anjlok Tak Wajar, APKASINDO Desak Prabowo Terapkan Satu Harga Nasional
Gibran Serap Aspirasi Warga Amfoang, Janji Percepat Perbaikan Infrastruktur dan Layanan Dasar di NTT
Polemik LCC Empat Pilar MPR RI Kalbar 2026, Penilaian Juri Diprotes Peserta dan Publik
‎Kemendagri Gelar Apresiasi Pemerintah Daerah 2026 Regional Kalimantan, Siapkan Insentif Rp1 Triliun untuk Daerah Berprestasi

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:35 WIB

‎Kejagung Tetapkan Mantan Ketua BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakil Kepala BGN sebagai Tersangka Korupsi Program Makan Bergizi Gratis ‎

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:47 WIB

‎Ketua Dewan Pakar PIKI Kalbar Ajak Kader Hadirkan Gagasan Strategis dan Solusi bagi Bangsa

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:29 WIB

Ketum APKLI-P Pertanyakan Sikap Mendag yang Dinilai Lebih Membela Ritel Modern Ketimbang Warung Kelontong

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:39 WIB

‎Polri Ajak Masyarakat Segera Melapor Jika Menemukan Dugaan Penyimpangan Program MBG

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:51 WIB

Gibran Serap Aspirasi Warga Amfoang, Janji Percepat Perbaikan Infrastruktur dan Layanan Dasar di NTT

Berita Terbaru