‎APKLI-P Minta Presiden Prabowo Hentikan Ekspansi Ritel Modern di Desa, Serukan Pemulihan Kedaulatan Ekonomi Rakyat

- Publisher

Senin, 23 Februari 2026 - 10:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum APKLI-P, dr. Ali Mahsun ATMO, M. Biomed

Ketua Umum APKLI-P, dr. Ali Mahsun ATMO, M. Biomed

Nasionaltvsatu.com, Jakarta – Sejak menandatangani LOI IMF 1998, Indonesia diserbu ritel modern yang memiliki permodalan besar dan jaringan global yang sangat luas. Sejak itu pula warung/toko kelontong rakyat, pasar tradisional dan ekonomi rakyat kecil dibom bardir, digerus dan dimatikan ritel modern.

Walau ada UU No 5 Th. 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Tidak Sehat, serta ada KPPU RI namun tidak berdaya, tidak punya kekuasaan memberantas monopoli/oligopoli ritel modern.

Lebih dari itu, negara hadir melegitimasi keberadaan ritel modern melalui Perpres RI No. 112 Th. 2007 tentang Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern era SBY dengan Mendag Mari Elka Pangestu. Sejak itu warung/toko kelontong rakyat juga pasar tradisional tergerus bahkan gulung tikar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Negara melalui Paket Kebijakan September 2015 Era Jokowi dengan Mendag Thomas Lembong tentang memperlonggar izin dan perluasaan ritel modern ke seluruh pelosok tanah air memperburuk dampak ke ekonomi rakyat kecil di pedesaan.

Artinya sudah 27 tahun pasca LOI IMF 1998 hingga 2025, warung/toko kelontong, pasar tradisional dan ekonomi rakyat kecil digerus dan dimatikan ritel modern. Ini harus disudahi, kenapa? Karena telah memberangus mata penghidupan puluhan juta rakyat kecil dan membunuh jutaaan warung/toko kelontong rakyat dan pasar tradisional. Bahkan telah merobek kedaulatan ekonomi rakyat dan bangsa, tegas Ketua Umum APKLI-P, dr. Ali Mahsun ATMO, M. Biomed, Jakarta, Minggu, 22/2/2026.

Lebih lanjut Ketua Umum Bakornas LKMI PBHMI 19895-1998 ini menegaskan, dari 6,1 juta warung/toko kelontong rakyat tahun 2007 hanya tersisa 3,9 juta atau 2,2 juta gulung tikar dampak dari 42 ribu ritel modern yang resmi berizin hingga tahun 2025. Bukan hanya itu, selama 27 tahun pula, uang desa dan ekonomi pedesaan tidak berputar di desa melainkan disedot ritel modern (keluar negeri). Artinya tidak akan pernah maju ekonomi desa karena perputaran uang dan roda ekonominya dihisap ritel modern.

Baca Juga:  Langkah Sebar Dana ke Himbara ala Menkeu Purbaya Dinilai Hanya soal Administratif, Ekonom Minta Publik Jangan Terlena

Kenyataan ini sangat pahit dan harus segera disudahi, dinana APKLI-P telah memperjuangkan selama puluhan tahun. Bahkan pada tahun 2015 bersama 23 pimpinan organisasi ekonomi rakyat kecil, serta organisasi mahasiswa/kepemudaan, Ketua Umum APKLI-P memimpin demontrasi di depan Istana Merdeka Jakarta menuntut Rezim Jokowi-JK membatalkan Kebijakan Paket Sempter 2015 tentang Perlonggar Izin dan Perluas Ritel Modern Ke Seluruh Pelosok Tanah Air. Kini, di era Presiden Prabowo Subianto momentum itu hadir untuk mensudahi LOI IMF 1998 dan dampak penjajahan ritel modern. Kenapa? Sekali lagi, telah memberangus mata pencaharian puluhan juta rakyat kecil dan merobek kedaulatan ekonomi rakyat Indonesia.

Atas landasan tersebut, serta didorong untuk kembalikan kedaulatan ekonomi rakyat dan bangsa Indonesia, atas nama rakyat kecil kawulo alit, PKL UMKM, serta warung/toko kelonting rakyat, pasar tradisional dan ekonomi rakyat kecil diseluruh Indonesia, selaku Ketua Umum APKLI-P, kami mendesak perkenan Presiden Prabowo Subianto segera mencabut izin ritel modern di desa-desa diseluruh tanah air. Kami juga mendesak Presiden RI Ke-8 segera mencabut LOI IMF 1998, Perpres RI No. 112/2007 tentang Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern, serta Paket Kebijakan September 2015 tentang perlonggar izin dan perluas ritel modern ke seluruh pelosok tanah air. Ini sangat mendasar penjelmaan Pembukaan UUD 1945 dan kembalikan marwah kedaulatan ekonomi rakyat dan bangsa Indonesia, pungkas Sekretaris Lembaga Sosial Mabarrot PBNU 2000-2005 yang pernah emban Pambantu Rektor Undar Jonbang Jatim 2010-2012.

 

 

 

Follow WhatsApp Channel www.ntvsatu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Prabowo Gelar Open House Idulfitri 1447 H Khusus untuk Masyarakat Umum di Istana Negara
Wapres Gibran Rakabuming Raka Salat Idulfitri 1447 H di Masjid Istiqlal, Ajak Perkuat Persatuan di Tengah Keberagaman
‎Presiden Prabowo Subianto Salat Idulfitri di Masjid Darussalam, Serahkan Bantuan untuk Warga Hunian Sementara tara ‎
‎Presiden Prabowo Subianto Sampaikan Ucapan Idulfitri 1447 H, Ajak Perkuat Persatuan Bangsa
‎Presiden Prabowo Resmikan 218 Jembatan di Berbagai Wilayah di Indonesia, Percepatan Pembangunan Infrastruktur Dasar
‎Presiden Prabowo Berkomitmen Berantas Korupsi dan Tekankan Pentingnya Kemandirian di Berbagai Sektor Sebagai Fondasi Ketahanan Nasional
‎Prabowo Gelar Rapat Strategis di Hambalang Bahas Agenda Prioritas Nasional dan Kesiapan Idulfitri 2026
‎Mulai Tanggal 28 Maret 2026 Pemerintah Akan Larang Anak di Bawah 16 Tahun Memiliki Akun di Platform Digital Berisiko Tinggi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 20:14 WIB

‎Prabowo Gelar Open House Idulfitri 1447 H Khusus untuk Masyarakat Umum di Istana Negara

Sabtu, 21 Maret 2026 - 19:41 WIB

Wapres Gibran Rakabuming Raka Salat Idulfitri 1447 H di Masjid Istiqlal, Ajak Perkuat Persatuan di Tengah Keberagaman

Sabtu, 21 Maret 2026 - 19:20 WIB

‎Presiden Prabowo Subianto Salat Idulfitri di Masjid Darussalam, Serahkan Bantuan untuk Warga Hunian Sementara tara ‎

Sabtu, 21 Maret 2026 - 07:49 WIB

‎Presiden Prabowo Subianto Sampaikan Ucapan Idulfitri 1447 H, Ajak Perkuat Persatuan Bangsa

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:12 WIB

‎Presiden Prabowo Resmikan 218 Jembatan di Berbagai Wilayah di Indonesia, Percepatan Pembangunan Infrastruktur Dasar

Berita Terbaru