MBG Dongkrak Permintaan Kedelai, UMKM Tempe Tumbuh Pesat

- Publisher

Selasa, 18 November 2025 - 19:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cucup Ruhiat, Direktur PT Azaki Food Internasional

Cucup Ruhiat, Direktur PT Azaki Food Internasional

NTVSatu.Com, Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya menyediakan hidangan bergizi untuk anak-anak sekolah, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi UMKM penyuplai bahan baku hingga para petani sebagai produsen utama.

 

Manfaat itu diakui oleh Cucup Ruhiat, Direktur PT Azaki Food Internasional, perusahaan eksportir tempe yang kini telah memasok produk protein itu ke 12 negara di Asia dan Eropa. Selain ekspor, Cucup juga memasok tempe untuk ratusan dapur MBG di 15 kota.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Menurut Cucup, program ini bukan hanya soal menyediakan bahan makanan bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), tetapi sebuah model ekonomi baru: kebijakan yang berorientasi pada gizi anak sekolah dapat menjadi katalis pertumbuhan bagi UMKM.

 

“Satu rumah produksi kami bisa menyuplai lima hingga 15 dapur MBG,” ungkap Cucup. Jika dikalikan dengan ratusan dapur di berbagai wilayah, lanjutnya, program ini membuka rantai nilai baru yang memberi dampak ekonomi luas.

Baca Juga:  Maraknya Saham Gorengan Dinilai Jadi Alarm Tata Kelola Pasar Modal Indonesia

 

“Petani kedelai semakin hidup, produsen tempe berkembang, tenaga kerja lokal terserap, dan industri pengolahan pangan masuk dalam orbit kebijakan nasional,” tambahnya.

 

Cucup menjelaskan, dalam kerangka gotong royong, MBG terbukti bukan sekadar program sosial. MBG menjadi strategi ekonomi kerakyatan yang melibatkan UMKM untuk masuk ke dalam ekosistem produksi pangan nasional. UMKM pun tidak hanya menjadi objek pembinaan, tetapi berperan sebagai aktor dalam pembangunan ekonomi.

 

Sebagai informasi, PT Azaki Food Internasional adalah pemasok tempe frozen ke berbagai negara. Dalam sebulan, Azaki mengekspor tidak kurang dari 150 ton tempe ke Arab Saudi, Korea, Chile, Australia, hingga Inggris.

 

Omzet Azaki terus meningkat setelah memasok kebutuhan ratusan dapur MBG. Menurut Cucup, UMKM juga memiliki tanggung jawab moral: bukan sekadar entitas bisnis, UMKM adalah penjaga kestabilan sosial, penyangga ekonomi keluarga, dan penggerak ekonomi lokal.

Follow WhatsApp Channel www.ntvsatu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Prabowo Subianto Menerima Audiensi lima Pengusaha Nasional Perkuat Sinergi  Pemerintah dan Dunia Usaha.
Maraknya Saham Gorengan Dinilai Jadi Alarm Tata Kelola Pasar Modal Indonesia
‎WARKOBI Jadi Etalase Usaha untuk Lulusan SMK/SMA, Ketua Umum APKLI-P Sebut Ini Solusi Lapangan Kerja  ‎
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 23:18 WIB

‎Prabowo Subianto Menerima Audiensi lima Pengusaha Nasional Perkuat Sinergi  Pemerintah dan Dunia Usaha.

Senin, 2 Februari 2026 - 14:14 WIB

Maraknya Saham Gorengan Dinilai Jadi Alarm Tata Kelola Pasar Modal Indonesia

Minggu, 30 November 2025 - 12:49 WIB

‎WARKOBI Jadi Etalase Usaha untuk Lulusan SMK/SMA, Ketua Umum APKLI-P Sebut Ini Solusi Lapangan Kerja  ‎

Selasa, 18 November 2025 - 19:31 WIB

MBG Dongkrak Permintaan Kedelai, UMKM Tempe Tumbuh Pesat

Berita Terbaru