Sanggar Dayak Banyuke, Kebanggaan Kalimantan yang Hadir di Jakarta untuk Lestarikan Budaya Dayak

- Publisher

Senin, 1 Desember 2025 - 07:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengurus media nasional tv Satu memakai baju adat Dayak bersama dengan pemilik sanggar Landak banyuke Nini Makdalena saat peluncuran kedua di jakarta pusat.

Pengurus media nasional tv Satu memakai baju adat Dayak bersama dengan pemilik sanggar Landak banyuke Nini Makdalena saat peluncuran kedua di jakarta pusat.

NTVSatu.Com, Jakarta – Budaya adalah satu hal yang tak boleh di lupakan dah harus di lestarikan. salah satunya melalui baju adat yang mana baju adat adalah perlengkapan yang di hormati dan menjadi jati diri oleh setiap suku.

‎Di salah satu sudut ibu kota jakarta yang begitu ramai dan tak mungkin terlintas di pikiran orang-orang Dayak di Kalimantan maupun yang sudah menetap di jakarta dan sekitarnya, dimana ada satu sanggar yang sangat lengkap dengan berbagai perlengkapan adat dan budaya dari Kalimantan untuk memperkenalkan adat dan budaya Dayak di ibu kota.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Berdasarkan wawancara  Media Nasional tv Satu bersama pemilik dari sanggar Dayak banyuke di jakarta beliau juga menyampaikan kebanggaannya kepada adat dan budaya Dayak. dan menyampaikan apresiasinya kepada media NTVSatu yang  telah berkunjung ke sanggar Dayak banyuke.

‎Sanggar Dayak banyuke namannya terlintas dipikiran nama yang khas itu berasal dari suku Dayak kanayant kabupaten landak Kalimantan Barat.

‎Nini Makdalena, M.T.h. adalah namanya pemilik sanggar banyuke dan bermula dari hobi yang saat ini sudah beroperasi selama sembilan Tahun di mulai dari tahun 2016 dan makin eksis dan pesat perkembangannya sampai saat ini.

‎Nini adalah pegiat budaya yang sangat mencintai budaya Dayak, banyak koleksi baju-baju Dayak yang beliau punya, bahkan banyak orang-orang yang dengan bangga memakai baju-baju Dayak untuk berbagi perlombaan dan pameran baik tingkat daerah nasional bahkan sampai ke tingkat internasional.

‎” Sanggar Dayak banyuke adalah sanggar Dayak yang ada di jakarta disini banyak mengoleksi baju-baju adat Dayak dari Kalimantan dan koleksi yang paling banyak di sini adalah baju adat Dayak dari Kalimantan Barat “. ucap pencipta lagu ‘Arus-Arus’ itu.

‎”Sanggar ini sudah cukup terkenal di ibu kota jakarta  bahkan baju adat kami sudah di pakai oleh orang kroasia”. Tegasnya dengan bangga.

‎Nini juga turut mengajak terutama kaum muda untuk dengan bangga menjadi orang Dayak dan mengangkat nama Dayak baik melalui bangga memakai produk Dayak.

‎” saya mengajak anak muda untuk ikut melestarikan budaya Dayak karena budaya Dayak ini yang sangat luas biasa dan mempunyai baju dan aksesoris yang wah dan ini patut kita lestarikan dan kita ketahui seni juga Tuhan yang buat dan digunakan untuk mempermuliakan Tuhan”. ajaknya.

Baca Juga:  Desak Purbaya Tak Intervensi OTT KPK Aparat Ditjen Pajak, dr Ali Mahsun ATMO: Biang Kerok Rendahnya Penerimaan Negara

‎Koleksi baju-baju adat Dayak di sini juga dan manik-manik khas Dayak di sanggar ini sangatlah lengkap.

‎”Sanggar Dayak banyuke ini selain menyewakan baju bordir, manik-manik dan kulit kayu, topi kepala burung, dan langkap dengan aksesoris Dayak khas Kalimantan. Ada memang dari Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dari Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan tapi tidak banyak dan lebih banyak koleksi kami dari Kalimantan Barat”. Tuturnya.

‎Selain mempunyai sanggar beliau juga menjadi salah satu tokoh perempuan Dayak yang cukup terkenal dan berpengaruh di jakarta saat ini nini Makdalena menjadi pengurus Dewan adat Dayak (DAD) di jakarta dan sering mengisi acara -acara penting.

‎Putri daerah asal landak Kalimantan Barat ini juga aktif dalam berbagai kegiatan pameran budaya baik oleh pemerintah dan swasta dan ikut aktif memamerkan budaya Dayak ke setiap event. Dan selalu mengirimkan baik tim dan perorangan untuk ikut dalam memperkenalkan budaya Dayak baik pameran baju adat tarian perang, tarian jubata, tarian pilanuk, dan tarian bajongan bahkan sampai di undang ke Korea Selatan.

‎”Tuhan membawa saya ke sanggar ini bukan hanya sekedar mencari uang tapi bagaimana agar hidup saya bisa bermanfaat dan berguna terlebih untuk mempermuliakan nama Tuhan, ada banyak orang yang mungkin kesusahan untuk mencari baju adat Dayak kemana di sanggar Dayak banyuke ini terlengkap” tutupnya.

‎Lokasi Sanggar Dayak banyuke terletak di lantai dua kedai kopi yaitu kedai kopi YIAB yang berlokasi di jalan Darussalam IV No. 54, RT.005/RW.008, Ketapang, Cipondoh, Tangerang City, Banten (kode pos 15147)

‎Tak perlu kuatir untuk biaya penyewaan sangat bersahabat di dompet anda, baik baju adat Dayak, aksesoris perlengkapan lainnya dan jika ingin membeli obat urut Dayak dan kulit kayu khas Dayak juga bisa anda bisa menghubungi nomor ibu Nini Makdalena yaitu 0812-9896-8095 jika ingin bertanya seputar sanggar Dayak banyuke.

Follow WhatsApp Channel www.ntvsatu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Kejagung Tetapkan Mantan Ketua BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakil Kepala BGN sebagai Tersangka Korupsi Program Makan Bergizi Gratis ‎
‎Ketua Dewan Pakar PIKI Kalbar Ajak Kader Hadirkan Gagasan Strategis dan Solusi bagi Bangsa
Ketum APKLI-P Pertanyakan Sikap Mendag yang Dinilai Lebih Membela Ritel Modern Ketimbang Warung Kelontong
‎Polri Ajak Masyarakat Segera Melapor Jika Menemukan Dugaan Penyimpangan Program MBG
‎Harga TBS Sawit Anjlok Tak Wajar, APKASINDO Desak Prabowo Terapkan Satu Harga Nasional
Gibran Serap Aspirasi Warga Amfoang, Janji Percepat Perbaikan Infrastruktur dan Layanan Dasar di NTT
Polemik LCC Empat Pilar MPR RI Kalbar 2026, Penilaian Juri Diprotes Peserta dan Publik
‎Kemendagri Gelar Apresiasi Pemerintah Daerah 2026 Regional Kalimantan, Siapkan Insentif Rp1 Triliun untuk Daerah Berprestasi

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:35 WIB

‎Kejagung Tetapkan Mantan Ketua BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakil Kepala BGN sebagai Tersangka Korupsi Program Makan Bergizi Gratis ‎

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:47 WIB

‎Ketua Dewan Pakar PIKI Kalbar Ajak Kader Hadirkan Gagasan Strategis dan Solusi bagi Bangsa

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:29 WIB

Ketum APKLI-P Pertanyakan Sikap Mendag yang Dinilai Lebih Membela Ritel Modern Ketimbang Warung Kelontong

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:39 WIB

‎Polri Ajak Masyarakat Segera Melapor Jika Menemukan Dugaan Penyimpangan Program MBG

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:51 WIB

Gibran Serap Aspirasi Warga Amfoang, Janji Percepat Perbaikan Infrastruktur dan Layanan Dasar di NTT

Berita Terbaru