NTVSatu.com, Kuala Lumpur – Tim Kesenian Kalimantan Barat berhasil mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional dengan meraih penghargaan *Surprise Factor Award* dalam ajang lomba tari “Rentas Budaya Borneo 2.0”.
Kompetisi yang diikuti oleh 17 grup dari tiga negara—Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam—ini diselenggarakan di Universiti Pendidikan Sultan Idris, Perak Darul Ridzwan, Malaysia. Ajang tersebut merupakan penyelenggaraan tahun kedua yang bertujuan mempererat hubungan budaya antarnegara di kawasan Borneo.
Tim Kalimantan Barat yang menjadi perwakilan Indonesia, dan diinisiasi oleh Kantor Advokat/Hukum Kartius, sukses memukau dewan juri dan penonton melalui penampilan tari berjudul “Soleng Gae’”. Karya ini dikoreografikan oleh Markurius Uwing dengan komposisi musik dari Billie Agrie Oktada.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penampilan tersebut dibawakan oleh para penari, yakni Jery Fernando, Muhammad Jumadi, Syarif Sandwi Aulia Debrian Al Idrus, Ahlum Nazha De’airlangga, serta Ariadi. Sementara itu, iringan musik yang memperkuat nuansa pertunjukan dimainkan oleh Yohanes Krisos Galang Aryantama, Samuel Sami, Muhammad Juli Supriansyah, Lukyantus, dan Flavio Alvaro Agusto.
Keunikan konsep yang mengusung unsur *traditional comedy* menjadi daya tarik utama yang membedakan penampilan tim ini dari peserta lainnya. Inovasi tersebut dinilai mampu menghadirkan pengalaman baru sekaligus meninggalkan kesan mendalam bagi para penonton.
Apresiasi juga disampaikan oleh perwakilan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur, Fery Iswandy selaku Minister Counsellor (Information, Social and Culture). Ia menilai kegiatan seperti ini sangat positif dalam menampilkan keberagaman budaya sekaligus memperkuat persatuan antarbangsa.
“Penampilan yang dibawakan sangat unik, ide gagasannya jarang sekali terlihat. Kesan yang didapat bisa dibawa pulang sebagai oleh-oleh. *Traditional comedy* merupakan sesuatu yang baru dan itu luar biasa,” ujarnya.
Ajang “Rentas Budaya Borneo 2.0” diharapkan dapat terus menjadi wadah bagi para seniman untuk mengekspresikan kekayaan budaya, sekaligus mempererat hubungan persahabatan antarnegara serumpun di kawasan Asia Tenggara.
Editor : Aden
Sumber Berita: Tim Kesenian Kalimantan Barat












