Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala Himbau Aksi Massa di PN Sintang Berjalan Damai

- Publisher

Senin, 30 Maret 2026 - 08:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala saat mengumpulkan sejumlah organisasi kemasyarakatan di Pendopo Bupati Sintang pada Minggu malam, 29 Maret 2026.

Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala saat mengumpulkan sejumlah organisasi kemasyarakatan di Pendopo Bupati Sintang pada Minggu malam, 29 Maret 2026.

ntvsatu.com, Sintang, Kalbar – Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala mengimbau seluruh peserta aksi massa yang akan mendatangi Pengadilan Negeri Sintang pada Senin, 30 Maret 2026, untuk senantiasa menjaga kedamaian dan ketertiban.

Arahan tersebut disampaikan secara langsung oleh Pimpinan Daerah Sintang saat mengumpulkan sejumlah organisasi kemasyarakatan di Pendopo Bupati Sintang pada Minggu malam, 29 Maret 2026.

Gregorius Herkulanus Bala menegaskan bahwa menyampaikan aspirasi di muka umum merupakan hak konstitusional setiap warga negara yang dijamin oleh undang-undang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, orang nomor satu di Sintang ini mengingatkan agar penyampaian pendapat tersebut dilakukan dengan cara-cara yang elegan tanpa mengedepankan tindakan anarkis.

“Menyampaikan aspirasi itu adalah hak setiap warga, namun harus disampaikan dengan damai dan tertib. Jangan sampai anarkis,” pesan Bupati Sintang di hadapan para tokoh ormas.

Persoalan ini bermula dari adanya sengketa antara pihak PT Lingga Jati Al-Manshurin dengan sejumlah kontraktor pembersihan lahan atau land clearing di wilayah Kecamatan Serawai.

Pemerintah Kabupaten Sintang sebenarnya telah berupaya mengambil langkah mediasi untuk menyelesaikan konflik tersebut secara kekeluargaan pada Jumat, 27 Maret 2026 lalu.

Bupati Sintang menjelaskan bahwa pihaknya telah memanggil kedua belah pihak untuk duduk bersama di satu meja, namun pertemuan tersebut belum membuahkan kesepakatan.

“Saya sebenarnya sudah berusaha membantu menyelesaikan masalah antara PT Lingga Jati Al-Manshurin dengan beberapa kontraktor lahan di Kecamatan Serawai. Saya sudah panggil kedua belah pihak, namun tidak mencapai kesepakatan,” terangnya.

Meskipun hasil mediasi belum sesuai harapan, Gregorius Herkulanus Bala tetap menghargai proses yang berjalan dan meminta seluruh elemen masyarakat untuk tetap tenang.

Baca Juga:  ‎Bupati Ketapang Hadiri Buka Puasa Bersama Ikkramat di Keraton Matan, Tradisi Meriam Pusaka Padam Pelite Warnai Ramadan 1447 Hijriah

Kepada pengurus organisasi kemasyarakatan yang hadir, Bupati berharap mereka dapat meredam emosi massa agar aksi yang dilakukan besok tidak mengganggu stabilitas keamanan daerah.

“Meskipun tidak sepakat dengan hasil mediasi, saya menghargai dan kita sudah berupaya membantu. Sampaikan kepada masyarakat untuk tetap tenang. Saya berharap aksi besok bisa dilakukan dengan elegan,” sambung Bupati Sintang.

Senada dengan Bupati, Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Kartiyus menjelaskan bahwa pertemuan dengan ormas dan tokoh masyarakat bertujuan untuk menjamin ketenangan wilayah.

Kartiyus menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sintang berkomitmen untuk melindungi seluruh warga dan memastikan roda pemerintahan tetap berjalan tertib di tengah dinamika hukum yang ada.

Pemerintah daerah mengajak semua pihak untuk mempercayakan sepenuhnya persoalan ini kepada proses hukum praperadilan yang dijadwalkan berlangsung di Pengadilan Negeri Sintang.

“Kita ingin Sintang aman. Warga menyampaikan aspirasi, silakan saja. Prinsipnya kita ikut saja proses hukumnya yakni praperadilan yang akan berlangsung besok Senin di PN Sintang,” ujar Sekda Sintang.

Sekda Kartiyus berharap apapun hasil yang diputuskan oleh hakim tunggal dalam sidang besok dapat diterima dengan lapang dada oleh semua pihak yang bersengketa.

Kesadaran untuk menghargai keputusan hukum dinilai menjadi kunci utama agar tidak terjadi gesekan horizontal yang dapat merugikan masyarakat luas di Kabupaten Sintang.

“Kita dengarkan keputusan hakim tunggal besok. Apapun keputusan hakim, saya harap semua pihak menghargai,” pungkas Kartiyus menutup arahannya.

Melalui koordinasi intensif ini, Pemerintah Kabupaten Sintang berharap aksi massa besok dapat menjadi potret demokrasi yang sehat dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai perdamaian.

 

 

 

Follow WhatsApp Channel www.ntvsatu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Kecelakaan Tunggal Bus DAMRI Rute Sintang–Pontianak di Tanjakan Penyeladi Sanggau, 1 Penumpang Meninggal Dunia dan 20 Lainnya Luka-Luka
‎Panic Buying Picu Antrean BBM di Kalbar, Pemerintah Cabut Aturan Pembatasan, Pemerintah Pastikan Stok‎ Aman dan Distribusi Kembali Normal 
‎Bupati Ketapang Hadiri Buka Puasa Bersama Ikkramat di Keraton Matan, Tradisi Meriam Pusaka Padam Pelite Warnai Ramadan 1447 Hijriah
‎Cap Go Meh 2026 di Klenteng Tua Pek Kong Ketapang: Simbol Harmoni dan Persatuan dalam Keberagaman
‎Bupati Ketapang Awali Pembangunan Listrik di Tanjung Lambai, Warga Sambut dengan Prosesi Adat
‎Gawai Dayak Bejujongk ke-XV di Desa Gema Disiapkan Meriah, Warga Gerai Tunjukkan Antusias Tinggi
‎Gubernur DKI Pramono Anung Perintahkan WARKOBI Dikelola Profesional untuk Dorong PKL UMKM Naik Kelas
‎Warga Air Upas Desak Pemberantasan Narkoba, Polres Ketapang Tingkatkan Patroli dan Penindakan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 20:38 WIB

‎Kecelakaan Tunggal Bus DAMRI Rute Sintang–Pontianak di Tanjakan Penyeladi Sanggau, 1 Penumpang Meninggal Dunia dan 20 Lainnya Luka-Luka

Senin, 30 Maret 2026 - 08:29 WIB

Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala Himbau Aksi Massa di PN Sintang Berjalan Damai

Kamis, 26 Maret 2026 - 19:33 WIB

‎Panic Buying Picu Antrean BBM di Kalbar, Pemerintah Cabut Aturan Pembatasan, Pemerintah Pastikan Stok‎ Aman dan Distribusi Kembali Normal 

Kamis, 5 Maret 2026 - 18:52 WIB

‎Bupati Ketapang Hadiri Buka Puasa Bersama Ikkramat di Keraton Matan, Tradisi Meriam Pusaka Padam Pelite Warnai Ramadan 1447 Hijriah

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:45 WIB

‎Cap Go Meh 2026 di Klenteng Tua Pek Kong Ketapang: Simbol Harmoni dan Persatuan dalam Keberagaman

Berita Terbaru