‎Gubernur Kalbar Tegaskan Dukungan Total Pembentukan Provinsi Kapuas Raya

- Publisher

Minggu, 14 Desember 2025 - 14:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seminar Penyusunan Kajian Akademis Pembentukan Provinsi Kapuas Raya di Pendopo Bupati Sintang, Kalbar, Sabtu (13/12/2025). (Adpim Pemprov Kalbar)

Seminar Penyusunan Kajian Akademis Pembentukan Provinsi Kapuas Raya di Pendopo Bupati Sintang, Kalbar, Sabtu (13/12/2025). (Adpim Pemprov Kalbar)

NTVSatu.Com, Sintang – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menegaskan dukungan penuh Pemerintah Provinsi Kalbar terhadap pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Kapuas Raya. Komitmen tersebut disampaikannya saat membuka Seminar Penyusunan Kajian Akademis Pembentukan Provinsi Kapuas Raya di Pendopo Bupati Sintang, Sabtu (13/12/2025).

‎Dalam sambutannya, Ria Norsan menekankan bahwa pemekaran wilayah bukan sekadar wacana politik, melainkan kebutuhan strategis mengingat luas dan kompleksitas wilayah Kalimantan Barat, termasuk panjangnya garis perbatasan negara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎“Kalimantan Barat memiliki 12 kabupaten dan dua kota dengan wilayah yang sangat luas, serta garis perbatasan negara sepanjang kurang lebih 924 kilometer. Dengan kondisi tersebut, pemekaran wilayah sudah sangat layak dan mendesak,” tegasnya.

‎Ia mengungkapkan, perjuangan pembentukan Provinsi Kapuas Raya telah berlangsung lintas kepemimpinan, mulai dari era Gubernur Usman Ja’far, Cornelis, hingga Sutarmidji. Menurutnya, proses panjang tersebut menunjukkan konsistensi dan keseriusan daerah dalam memperjuangkan DOB.

‎“Saya berharap, di masa kepemimpinan saya, Provinsi Kapuas Raya ini benar-benar dapat terwujud. Bahkan, persetujuan bersama dengan Ketua DPRD Kalbar sudah kami tandatangani,” ujarnya.

‎Tidak hanya memberikan dukungan moral dan politis, Ria Norsan juga menegaskan kesiapan Pemprov Kalbar dalam mendukung pembiayaan operasional Provinsi Kapuas Raya selama tiga tahun pertama setelah resmi terbentuk.

Baca Juga:  Bupati Kubu Raya Membuka Penilaian Pembinaan Desa GKSTTB, Sujiwo : Pola Hidup Bersih dan Sehat Harus Menjadi Perilaku Keseharian

‎Meski saat ini masih berlaku moratorium pembentukan DOB oleh pemerintah pusat, ia menilai peluang tetap terbuka. Pemekaran wilayah di Papua, kata dia, menjadi preseden bahwa kebijakan nasional dapat bersifat dinamis sesuai kebutuhan strategis negara.

‎“Oleh karena itu, kajian akademis harus disusun secara matang, objektif, dan rasional agar dapat diterima oleh pemerintah pusat,” pesannya kepada para akademisi.

‎Menurutnya, pemekaran Kalimantan Barat menjadi dua provinsi akan mempercepat pemerataan pembangunan. Provinsi Kalimantan Barat dapat lebih fokus pada pengembangan wilayah pesisir, sementara Provinsi Kapuas Raya diarahkan pada percepatan pembangunan kawasan pedalaman.

‎“Saya tidak hanya mendukung 100 persen, tetapi 1.000 persen agar Provinsi Kapuas Raya ini benar-benar terwujud,” tegas Ria Norsan.

‎Sementara itu, Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, menekankan pentingnya kebersamaan dan kolaborasi lintas daerah untuk menghidupkan kembali semangat pemekaran.

‎“Ibarat menanam, kita harus menyiram yang layu dan menghidupkan kembali yang telah padam,” ujarnya.

‎Ia juga mengingatkan pentingnya konsistensi serta komunikasi politik antardaerah agar upaya pembentukan Provinsi Kapuas Raya tidak terhambat.

‎“Administrasi boleh lengkap, tetapi tanpa keselarasan, semuanya bisa gagal. Antara gendang dan tari harus seirama,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel www.ntvsatu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Kecelakaan Tunggal Bus DAMRI Rute Sintang–Pontianak di Tanjakan Penyeladi Sanggau, 1 Penumpang Meninggal Dunia dan 20 Lainnya Luka-Luka
Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala Himbau Aksi Massa di PN Sintang Berjalan Damai
‎Panic Buying Picu Antrean BBM di Kalbar, Pemerintah Cabut Aturan Pembatasan, Pemerintah Pastikan Stok‎ Aman dan Distribusi Kembali Normal 
‎Bupati Ketapang Hadiri Buka Puasa Bersama Ikkramat di Keraton Matan, Tradisi Meriam Pusaka Padam Pelite Warnai Ramadan 1447 Hijriah
‎Cap Go Meh 2026 di Klenteng Tua Pek Kong Ketapang: Simbol Harmoni dan Persatuan dalam Keberagaman
‎Bupati Ketapang Awali Pembangunan Listrik di Tanjung Lambai, Warga Sambut dengan Prosesi Adat
‎Gawai Dayak Bejujongk ke-XV di Desa Gema Disiapkan Meriah, Warga Gerai Tunjukkan Antusias Tinggi
‎Gubernur DKI Pramono Anung Perintahkan WARKOBI Dikelola Profesional untuk Dorong PKL UMKM Naik Kelas
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 20:38 WIB

‎Kecelakaan Tunggal Bus DAMRI Rute Sintang–Pontianak di Tanjakan Penyeladi Sanggau, 1 Penumpang Meninggal Dunia dan 20 Lainnya Luka-Luka

Senin, 30 Maret 2026 - 08:29 WIB

Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala Himbau Aksi Massa di PN Sintang Berjalan Damai

Kamis, 26 Maret 2026 - 19:33 WIB

‎Panic Buying Picu Antrean BBM di Kalbar, Pemerintah Cabut Aturan Pembatasan, Pemerintah Pastikan Stok‎ Aman dan Distribusi Kembali Normal 

Kamis, 5 Maret 2026 - 18:52 WIB

‎Bupati Ketapang Hadiri Buka Puasa Bersama Ikkramat di Keraton Matan, Tradisi Meriam Pusaka Padam Pelite Warnai Ramadan 1447 Hijriah

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:45 WIB

‎Cap Go Meh 2026 di Klenteng Tua Pek Kong Ketapang: Simbol Harmoni dan Persatuan dalam Keberagaman

Berita Terbaru