NTVSatu.Com, Sintang – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menegaskan dukungan penuh Pemerintah Provinsi Kalbar terhadap pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Kapuas Raya. Komitmen tersebut disampaikannya saat membuka Seminar Penyusunan Kajian Akademis Pembentukan Provinsi Kapuas Raya di Pendopo Bupati Sintang, Sabtu (13/12/2025).
Dalam sambutannya, Ria Norsan menekankan bahwa pemekaran wilayah bukan sekadar wacana politik, melainkan kebutuhan strategis mengingat luas dan kompleksitas wilayah Kalimantan Barat, termasuk panjangnya garis perbatasan negara.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kalimantan Barat memiliki 12 kabupaten dan dua kota dengan wilayah yang sangat luas, serta garis perbatasan negara sepanjang kurang lebih 924 kilometer. Dengan kondisi tersebut, pemekaran wilayah sudah sangat layak dan mendesak,” tegasnya.
Ia mengungkapkan, perjuangan pembentukan Provinsi Kapuas Raya telah berlangsung lintas kepemimpinan, mulai dari era Gubernur Usman Ja’far, Cornelis, hingga Sutarmidji. Menurutnya, proses panjang tersebut menunjukkan konsistensi dan keseriusan daerah dalam memperjuangkan DOB.
“Saya berharap, di masa kepemimpinan saya, Provinsi Kapuas Raya ini benar-benar dapat terwujud. Bahkan, persetujuan bersama dengan Ketua DPRD Kalbar sudah kami tandatangani,” ujarnya.
Tidak hanya memberikan dukungan moral dan politis, Ria Norsan juga menegaskan kesiapan Pemprov Kalbar dalam mendukung pembiayaan operasional Provinsi Kapuas Raya selama tiga tahun pertama setelah resmi terbentuk.
Meski saat ini masih berlaku moratorium pembentukan DOB oleh pemerintah pusat, ia menilai peluang tetap terbuka. Pemekaran wilayah di Papua, kata dia, menjadi preseden bahwa kebijakan nasional dapat bersifat dinamis sesuai kebutuhan strategis negara.
“Oleh karena itu, kajian akademis harus disusun secara matang, objektif, dan rasional agar dapat diterima oleh pemerintah pusat,” pesannya kepada para akademisi.
Menurutnya, pemekaran Kalimantan Barat menjadi dua provinsi akan mempercepat pemerataan pembangunan. Provinsi Kalimantan Barat dapat lebih fokus pada pengembangan wilayah pesisir, sementara Provinsi Kapuas Raya diarahkan pada percepatan pembangunan kawasan pedalaman.
“Saya tidak hanya mendukung 100 persen, tetapi 1.000 persen agar Provinsi Kapuas Raya ini benar-benar terwujud,” tegas Ria Norsan.
Sementara itu, Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, menekankan pentingnya kebersamaan dan kolaborasi lintas daerah untuk menghidupkan kembali semangat pemekaran.
“Ibarat menanam, kita harus menyiram yang layu dan menghidupkan kembali yang telah padam,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya konsistensi serta komunikasi politik antardaerah agar upaya pembentukan Provinsi Kapuas Raya tidak terhambat.
“Administrasi boleh lengkap, tetapi tanpa keselarasan, semuanya bisa gagal. Antara gendang dan tari harus seirama,” pungkasnya.












